Rabu, 05 November 2014

Dongeng Anak : Persahabatan Angsa, Bebek, Monyet dan Singa

Di suatu Hutan hiduplah sepasang sahabat yaitu Angsa dan Bebek, selain sepasang sahabat tadi juga terdapat banyak binatang yang hidup di Hutan tersebut. Seperti Monyet, Buaya, Singa, Jerapah, Tupai dan lain-lain. Mereka hidup bahagia di Hutan tersebut, sumber makanan dan air melimpah. Hutan tempat mereka hidup udaranya sangat sejuk, sungai mengalir jernih, pepohonannya tumbuh rimbun. Banyak bunga berwarna-warni pula yang menjadi surga kupu-kupu dan lebah. Terdapat pula air terjun yang memberi keindahan tersendiri, dengan lukisan pelanginya. Sungguh pemandangan yang indah.


Suatu hari Angsa dan Bebek berjalan-jalan menikmati udara segar, menyusuri taman menuju sungai untuk berenang bersama. Di tengah jalan tiba-tiba Angsa mendengar jeritan minta tolong.

"Toloong... toloong...", suaranya terdengar dari semak-semak.

Angsa dan Bebek bergegas mencari sumber jeritan minta tolong tadi, kemudian melihat monyet yang terjebak oleh lilitan tumbuhan menjalar yang seperti tali.

"Monyet, kamu tidak apa-apa?", tanya Bebek seraya menghampiri Monyet.

"Bebek, Angsa tolong aku. Aku tadi bermain dan tidak sengaja membuat diriku terlilit tumbuhan menjalar ini. Tolong lepaskan aku.", pinta Monyet yang berbadan kurus itu.

"Tenang Monyet, kami akan segera membantu agar tumbuhan jalar ini tidak melilitmu lagi.", jawab Angsa.

Kemudian Angsa dan Bebek berupaya keras untuk memutuskan tumbuhan jalar yang melilit si Monyet. Perlu waktu yang lama untuk memotong tumbuhan jalar itu, namun akhirnya Angsa dan Bebek bisa memutus lilitan tumbuhan jalar tersebut.

"Waah akhirnya... aku terlepas juga. Terima kasih banyak Angsa dan Bebek.", kata Monyet dengan wajah gembira.

"Iya, sama-sama Monyet. Lain kali lebih hati-hati ya..", nasehat Angsa.

"Maaf merepotkan, lain kali aku akan lebih hati-hati.", kata Monyet kurus itu.

"Baik Monyet, sampai jumpa..", Bebek berpamitan sembari berjalan kembali menuju sungai bersama Angsa.

"Sampai jumpa...", kata Monyet sambil melambaikan tangannya.


Sesampainya di tepi sungai Angsa dan Bebek bersorak melihat jernihnya air, seperti ingin segera melompat dan berenang. Tapi dari kejauhan ternyata ada Buaya yang jahat tengah mengintai mereka. Dengan sigap Buaya menangkap Bebek, Angsa panik dan ketakutan. Bebek berteriak minta tolong sekuat-kuatnya. Angsa dengan gemetar mendekati Buaya.

"Buaya, apa salah kami? Jangan sakiti sahabatku...", teriak Angsa.

Buaya hanya diam dan tetap membuat Bebek berada dalam cengkeramannya.

"Buaya lepaskan Bebek, aku mohon..", kata Angsa meminta belas kasih Buaya.

Namun Buaya tetap tidak menggubris sedikitpun, yang ada dalam otaknya hanya niat jahat kepada Angsa dan Bebek.

"Buaya, lepaskan sahabatku, sebagai gantinya tangkaplah aku. Aku mohon..", kata Angsa lagi.

Akhirnya Buaya melirik pada tubuh Angsa yang lebih besar dan gemuk daripada Bebek. Namun pikirannya kalau dia bisa memakan Bebek dan Angsa akan lebih menguntungkan. Memang Buaya benar-benar jahat.

"Angsa, kemari kamu mendekat... Aku akan melepaskan Bebek dan menangkapmu sebagai ganti", kata Buaya dengan wajahnya yang menakutkan.

"Tapi kau harus berjanji melepas Bebek..", pinta Angsa.

"Jangan Angsa, jangan mengorbankan dirimu..", Bebek menangis dan ketakutan.


Ternyata kejadian itu dilihat oleh Monyet yang mengikuti Angsa dan Bebek karena ingin ikut berenang bersama meraka. Monyet segera mencari bantuan Sahabatnya Singa. Singa pun bersedia untuk membantu dan segera bergegas menuju sungai bersama Monyet.


"Jangan takut Bebek, jangan menangis...", kata Angsa menenangkan Bebek.

Buaya bersiap menangkap Angsa, dan... Singa menerjang Buaya dari belakang. Buaya yang terkejut menghempaskan Bebek dan sangat marah kepada Singa.

"Kenapa kamu mengganggu urusanku Singa?", tanya Buaya geram.

"Buaya, aku tidak ingin berkelahi denganmu... Hentikan perbuatanmu dan minta maaf pada mereka", kata Singa.

Namun Buaya yang sudah marah tidak menghiraukan dan akhirnya menyerang Singa. Perkelahian antara Singa dan Buaya pun terjadi. Namun Buaya kalah dan melarikan diri.

Angsa dan Bebek sangat berterima kasih kepada Monyet dan Singa karena telah menyelamatkan mereka. Mereka berempat pun menjadi sahabat baik semenjak hari itu.


----------------------------------------------------------------

 

Perbuatan baik yang telah dilakukan Angsa dan Bebek kepada Monyet merupakan hal yang terpuji, kebaikan Angsa dan Bebek dibalas dengan kebaikan juga oleh Monyet.

Dan bahkan sekarang mereka menjadi sahabat baik. Tapi jangan meniru perbuatan Buaya yang suka menyakiti teman lain di sekitarnya.

Hiduplah dengan baik dan harmonis, dan buatlah semakin banyak sahabat di sekelilingmu.


-sekian-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar